Langsung ke konten utama

Postingan

Tempias

        Jangan biarkan gulita menyajikan tarian sumbang      di bilik-bilik nurani hingga tersekat, pepat      Lalu hati mati. Menutup mata meski keadilan pincang, Tuhan      Betapa banyak, rentanya di tangkup pertiwi ini      Anak-anak yang harus menopang deru memburu      Dan memeta arah angin nasibnya sendiri      Demi segelontor asa yang menggantung      Di antara sedu dan pahit hari      Pada ladang-ladang harapan yang makin sempit      Tangan-tangan kecilnya yang mengais puing kelaliman      Di bawah tatap matahari yang membakar jiwa      Anak-anak pula yang memahat impian dari balik      Selimut gelap, malam terbentang      Lalu hujan, mengaromakan anyir kerakmata         ...

Anak Kita

         Kau anak perkasa turun dari geliat dermaga   Memandang senja yang menelan terik   Menyelami keping-keping       Kau anak bahagia   Memerdukan jalanan   Menerbit keriangan   Kerlap-kerlipnya   Sandaran letihmu       Kau anak cerdas   Memungut sisa-sisa   Menghitung dengan cermat   Memilahnya tekun dan teliti       Kau anak belia   Dan ramah   Pada siapa pun tersenyum   Gincu itu terlalu muda   Di bibirmu   Setiap geliat telah membekas di tubuhmu * Wahyu Heriyadi lahir di Ciamis, 04 April 1983.Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lampung angkatan 2001. Saat ini penggiat Bengkel Jurnalisme di Bandar Lampung  sebuah komunitas tempat sekolah dan diskusi mengenai jurnalisme bermutu Puisi Nominasi Sayembara Puisi Puitika Edisi April 2006 Dengan Tema " Anak-anak Kita, Anak Indonesia" Komentar Dukungan Komentar saya mengenai puisi ...

Kebijaksanaan Bagi Anak-Anak

      Ada anak-anak dalam kalimat kebijaksanaan   biar anak-anak datang   dengan tangan yang berlepotan lumpur   dengan kaki kecilnya yang kotor oleh pasir   dengan mulutnya yang mengulum salju   dengan pipinya yang merah bunga mawar       biar mereka datang   biar mereka datang       dan tangan kita terbuka   menyambut jiwa yang polos, lucu dan unik   biar kita bisa tertawa   biar kita bisa menangis   bersama tawa dan tangis mereka       biarkan mereka datang   biarkan mereka datang       dengan keluh kesahnya   dengan rasa takutnya   dengan kesedihannya   dengan kerinduannya   dengan kecemburuannya   dengan gairah dan semangatnya   dengan cengengnya   dengan nakalnya   dengan segala hal tak masuk akal daripadanya       biar saja mereka datang   biar saja mereka datang       karena me...

Edisi April 2006

     Kanak-Kanak Di Hati Kita      Adakah pernah terlintas dalam benakmu   untuk membuat sebuah percakapan dengan anak-anak,   tentang apa yang mereka inginkan;     membuat perahu dari sebilah bambu   untuk kemudian dilayarkan ke laut lepas   atau merangkai sebuah layang-layang dari kertas   untuk kemudian diterbangkan ke langit luas?   Karena anak-anak bukan sekedar milik sang ibu,   bukan pula sekedar milik sang ayah,   mereka terlebih adalah milik diri mereka sendiri.   Gemerlap cahaya berwarna-warni   yang memenuhi taman di hati kita   yang melambungkan harapan di benak kita.   Karena bagi mereka hanya ada satu keceriaan   yang tak lain adalah surga, gemericik mata air   yang tiada henti menguyurkan kesegaran,   kepolosan salju yang putih metah   memenuhi lanskap di dalam penglihatan kita.   Mereka adalah detak yang berpacu   di dalam jantung, deru di da...

Lomba Cipta Puisi berhadiah Total 45 Juta

Direktorat Kesenian Dirjen Nilai Budaya, Seni, dan Film Departemen Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan Lomba Cipta Puisi untuk umum berhadiah total Rp45 juta. Lomba yang menghadiahkan Rp15 juta untuk pemenang terbaik pertama dan 15 terbaik masing-masing Rp2 juta tersebut dibuka pengiriman hingga 30 September 2006 (stempel pos). Menurut Direktur Kesenian Surya Yuga dalam rilisnya, lomba cipta puisi untuk umum itu dimaksudkan menumbuhkembangkan sekaligus menggairahkan kembali penciptaan/penulisan puisi di kalangan masyarakat umum. Sebab, semakin berkembangnya penulisan puisi akan semakin membuka kesempatan para seniman dan masyarakat untuk mencurahkan gagasan dan segala idenya melalui berbagai media dan kesempatan. “Dengan demikian akan sangat menentukan kesinambungan kehidupan puisi dengan masyarakat penyangganya. Karena itu, kelangkaan dan keterbatasan puisi yang berkualitas sedapat mungkin bisa dihindari. Dan lomba penulisan puisi dapat dipandang sebagai salah satu...

Undangan Ultah Kematian

          Kepada Yang terhormat   para orang tua   di       tempat       Kami, Panitia Anak Indonesia   mengharap kehadiran anda sekalian   pada acara peringatan hari ulang tahun   kematian anak-anak bangsa yang kesekian.       Demikian, harap menjadi maklum adanya.   Terimakasih.                                          a.n. anak bangsa                                           harta-tahta-wanita * Faishal Himawan , lahir di Madiun 16 Mei 1983. Mahasiswa Program Khusus jurusan Tafsir-Hadits Fak....