Langsung ke konten utama

kepik busuk menari sendiri

1 siang, di panasnya kwitang
aku kepik busuk menari-nari.
tanya baca ratusan buku, kanan-kiri
melihat wajah si abang merah padam
karena ku tak juga beli.

4 sore, dimasjid senen
menyungkur sujud, meriba doa.

9 malam, di medan merdeka
sudirman,sarinah dan plaza indonesia
melihat lampu dan penjaga istana.
putar-putar bersama sahabat secangkir
teriaki pelacur yang sibuk nyengir.

2 pagi, di rumah loji
aku kepik busuk menangis sendiri
duduk simpuh, bersujud menutup tabir.

Komentar