Peluncuran dan pementasan Sajak sajak "gandrung" karya Gus Mus (KH Mustofa Bisri), bersama: Slamet Gundono, Zawawi Imron, Soenaryo, Arif Afandi pada hari Senin, 10 April 2006, pukul 19.00 wib bertempat di gedung Balai Pemuda Jl.Gubernur Suryo 15, Kompleks Balai pemuda, Surabaya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Heri Lentho PrasetyoHp: 081 8512220
Membaca puisi-puisi dalam Telimpuh, kumpulan puisi kedua Hasan Aspahani, ibarat menyimak percakapan yang digambar dengan berbagai teknik dan dipulas dengan warna-warna yang melimpah. Tengok saja: ”Lupakan aku,” ujarmu dengan suara pipih dan lembab di bingkai pertama, balon percakapan itu tiba-tiba pecah dan menjelma kabut, juga dingin dan kata-kata di dalamnya jadi percik rintik. Aku menggambar payung untukmu, tapi kau menolak dan meminta aku memelukmu: ”Biarkan aku basah dan hilang dalam sejarah ingatanmu.”
Komentar
Posting Komentar