Bagian-bagian tubuhku telah bersetubuh dengan baju-baju Yang kau kenakan Aromanya masih bersatu dengan Lendir, liur, dan sisa-sisa ompol Lalu kita buang bersama baju-baju itu Dan bersiul girang Segera kau kenakan pakaian seadanya Pergi menjemput pagi Aku hanya menatap kau mendekati pintu Dan menyesali pintu itu kau tutup Kau hanya tersenyum genit dan berkedip Seraya berkata bahwa reformasi belum usai, tuntaskan revolusi Aku hanya tercengang, mulut ini tak hendak terkatup Seandainya kau membuat kopi sepagi ini Sepertinya hari ini kulalui dengan senyum Ah, tapi kau biasanya menyergah dengan Makian-makian dan menarikku untuk turun ke jalan Membentangkan spanduk, mencatat peristiwa-peristiwa Membawa megaphone, atau berteriak lantang Sesiang panas ini Orde-orde itu tak beranjak tumbang Lalu kau bekap mulutku dan menyerang otakku Supaya tidak pesimistis Pikiran-pikiranku kau susun kembali dan Kau ajak untuk berkeliling melihat-lihat Bermesraan bersama beberapa yang tersingkir Aku larut kemba...
asmarandana adalah salah satu bagian dari macapat.
BalasHapusbagiku macapat adalah suatu gurit/puisi jawa yang eksotis.
walaupun secara pribadi saya tidak bisa nembang macapat.
tapi memahami tembung2/kata dan kalimat di sana..hmm...sarat tuntunan.
dan sebenarnya bukan cuma asmarandana. ada banyak ragam macapat. ada sinom, pangkur, megatruh, kinanti, dll, yang kesemuanya sebenarnya mempunyai urutan tertentu yang menggambarkan urutan kehidupan manusia. mulai dari lahir sampai tak ada.
sayang...macapat kini jarang sekali terdengar.