Langsung ke konten utama

Percakapan Atap Kereta II


 
Bertanya jiwa kepada debu
 
"Tidakkah engkau tahu betapa pedihnya
ketika engkau menyapa kulit tubuhku."
 
Menjawab debu dengan galau
 
"Sebagaimana engkau tidak pernah mau tahu
kepedihan yang dirasakan orang-orang tercinta
ketika engkau nanti tak bisa lagi menyapanya."
 
Depok-Cawang, 22 Juni 2006
Setiyo Bardono
Penumpang Kereta

Komentar