Bertanya jiwa kepada debu
"Tidakkah engkau tahu betapa pedihnya
ketika engkau menyapa kulit tubuhku."
Menjawab debu dengan galau
"Sebagaimana engkau tidak pernah mau tahu
kepedihan yang dirasakan orang-orang tercinta
ketika engkau nanti tak bisa lagi menyapanya."
Depok-Cawang, 22 Juni 2006
Setiyo Bardono
Penumpang Kereta
Komentar
Posting Komentar