ah aku masih tersipu ketika kau sapa, apakah kau benarbenar menyapaku? kau telah merayuku dengan seribu asa, bukan cita apalagi cinta seperti 3 tahun yang lalu. kini, tak mungkin karena asamu sunyi lalu cintamu kelam oleh malam, seperti lorong yang setiap gelap kulalui bersama sepi. tolong, tak mungkin ku akhiri dengan cinta, karena esok adalah milik 2 jiwa yang telah hadir berikutnya